Peringatan HUT ke-59 Rutan Kelas IIB Kandangan Sarat Makna
KANDANGAN, Radarbanua.com – Rutan Kelas IIB Kandangan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 dengan rangkaian kegiatan yang penuh makna, Jumat (17 Juli 2026).
Kini Rutan Kelas IIB Kandangan telah berusia 59 tahun, terhitung sejak 17/07/1967 hingga 17/07/2026. Memasuki usia tersebut, Rutan Kandangan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan melalui penguatan integritas, profesionalisme, serta pembinaan yang humanis bagi warga binaan.
Upacara peringatan dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Kandangan, David Petrus Nicolas. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh pegawai menjadikan HUT ini sebagai pengingat bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga pembinaan dan pemulihan.
"Perjalanan panjang 59 tahun ini harus kita jadikan semangat untuk terus berbenah, meningkatkan integritas, disiplin, dan pelayanan yang humanis. Rutan harus hadir sebagai tempat yang memberi harapan bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat," ujar David Petrus Nicolas.
Rangkaian kegiatan HUT ke-59 dikemas sederhana namun sarat makna. Kegiatan diawali dengan upacara, dilanjutkan doa bersama lintas agama untuk keselamatan bangsa dan pemasyarakatan. Sebagai wujud kepedulian sosial, jajaran Rutan juga melaksanakan bakti sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat sekitar serta pemberian tambahan makanan bagi warga binaan. Selain itu, digelar pertandingan olahraga persahabatan antar subseksi guna mempererat kekompakan dan sinergi antarsesama pegawai.
Suasana haru juga mewarnai peringatan HUT saat pemberian penghargaan kepada pegawai teladan dan pegawai purna tugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas selama mengabdi di Rutan Kelas IIB Kandangan.
"Semoga di usia yang ke-59 tahun ini, Rutan Kandangan semakin solid, semakin berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. Pengabdian kita adalah untuk kemanusiaan," tutup David.
Rutan Kelas IIB Kandangan berharap HUT ini menjadi momentum untuk terus menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pemulihan.
